Berpikir dan Berorientasi Kepada Allah
Minggu, 28 Mei 2017
0
komentar
“Berpikir
dan Berorientasi Kepada Allah”
Oleh Efriyandi
Mahasiswa
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
Salah satu hal
yang membuat manusia sebagai makhluk yang paling sempurna adalah dibekali oleh
Allah swt berupa akal dalam dirinya.
Akal membuat manusia berbeda dan menjadi unggul daripada makhluk ciptaan Allah lainnya. Akal bertugas mengatur
pikiran, persepsi, memori, emosi, keinginan, imajinasi, serta segala aktivitas
bawah sadar. Dengan akal manusia mampu berpikir dan mengelola pikiran-pikirannya.
Pikiran bisa
berarti gagasan dan juga merupakan kekuatan manusia, dengan pikiran manusia
bisa menimbang, memutuskan, mengingat, serta mencipta. Pikiran juga bisa
berarti potensi, yaitu mampu mendorong pemiliknya untuk berbuat dengan cara
mendaya gunakan apa yang dimilikinya untuk memperoleh suatu yang diyakininya. Pikiran
sangatlah memiliki pengaruh yang besar bagi manusia, dengan pikiran manusia dapat mengerakkan dirinya untuk melakukan,
bertindak, berbuat seperti apa yang telah diyakininya.
Pikiran berawal
dari sebuah informasi yang melahirkan ide atau gagasan. Beragam informasi dari
apa yang kita lihat, dengar, dan apa yang dibaca kemudian diperhatikan dan
dipikirkan. Pikiran yang digunakan secara berulang-ulang baik yang positif
maupun negative akan terekam atau disimpan dalam memori manusia yang melahirkan
suatu keyakinan, pemahaman, persepsi, pendapat atau mindset. Dalam aktifitas
sehari-hari mindset-mindset yang telah terbentuk oleh pikiran akan terlihat
melalui cara atau perbuatan seseorang dalam melakukan sesuatu. Oleh sebab itu, kita harus berhati-hati dengan
apa yang kita dengar, kita lihat, dan juga apa yang kita baca, akan dapat
mempengaruhi sikap dan perbuatan kita.
Dalam hal ini, perbuatan atau tindakan yang sering dilakukan secara
berulang-ulang akan menjadi suatu kebiasaan. Kebiasaan merupakan pikiran yang
diciptakan seorang dalam benaknya, kemudian dilakukan secara berulang kali
sehingga akal meyakininya sebagai bagian dari perilakunya. Seorang pilosof yunani,
Plato mengatakan bahwa, “sumber setiap perilaku adalah pikiran. Dengan pikiran
kita bisa maju atau mundur. Dengan pikiran kita bisa bahagia atau sengsara”. Apabila
kita berpikir akan gagal atas tujuan yang ingin dicapai kemungkinan kegagalan
akan menghantui dalam setiap tindakan yang
dilakukan sehingga kegagalan akan menghampiri kita dan juga sebaliknya, jika
kita berpikir optimis untuk sukses dengan usaha yang semaksimal mungkin,
kemungkinan kita akan mendapatkan seperti apa yang telah diyakini.
Allah swt berfirman dalam surah Ar-Ra’d 11 “innallaha laa
yughaiiyiru maa biqoumin hatta yughoiiyiruu maa bianfusihim”, artinya Allah
tidak pernah mengubah keadaannya seseorang hambanya hingga ia mengubah
keadaannya sendiri. Berdasarkan ayat diatas, untuk mengubah keadaan agar
menjadi lebih baik yaitu dengan adanya proses yang harus dilakukan, setiap
proses yang yang dilakukan tentunya harus dengan berpikir yang jernih dalam
segala hal dan juga orietasikan setiap pikiran kita hanya kepada Allah swt
semata, agar perbuatan yang kita lakukan dapat bernilai pahala dari Allah swt.
Untuk mencapai suatu tujuan yang ingin kita gapai (keadaan yang
baik) tentu adanya usaha yang maksimal, bukan hanya berdo’a mengangkat
kedua tangan agar harapan itu diijabah oleh Allah swt. Pikiran kita haruslah
diprogram agar selalu berorientasi kepada Allah swt, sebab apabila pikiran kita
sudah selalu berorientasi kepada Allah swt, maka kita akan selalu merasa telah
diawasi oleh Allah swt, sehingga takut akan berbuat perbuatan dosa dan juga
agar kita melakukan kebaikan-kebaikan serta mengamalkan nilai-nilai islami.
Yakinlah bahwa Allah tidak pernah menzholimi setiap hambanya, dan
yakinlah kepada Allah bahwa setiap usaha yang dilakukan atas dasar pikiran yang
positif akan membuahkan hasil. Aamiin ya rabb.
TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGAN SAUDARA
Judul: Berpikir dan Berorientasi Kepada Allah
Ditulis oleh Efriyands
Rating Blog 5 dari 5
Semoga artikel ini bermanfaat bagi saudara. Jika ingin mengutip, baik itu sebagian atau keseluruhan dari isi artikel ini harap menyertakan link dofollow ke https://eefyu-myblog.blogspot.com/2017/05/berpikir-dan-berorientasi-kepada-allah.html. Terima kasih sudah singgah membaca artikel ini.Ditulis oleh Efriyands
Rating Blog 5 dari 5


0 komentar:
Posting Komentar